Sajak Presidenku
1.
Presidenku ada tujuh
Rupa-rupa warnanya…
Hijau…Kuning…
Kelabu… Merah muda…
Ungu …. Coklat…
dan Biru…
2.
Meletus warna hijau dan kuning… Dorr…
Hatiku sangat senang…
Meletus warna kelabu dan merah muda… Dorrr…
Hatiku sangat riang…
Meletus warna ungu dan coklat… Dor…
Hatiku ketakutan…
3.
Presidenku tinggal satu…
Kupegang erat-erat…
4.
Perasaanku padamu…
Seperti burung-burung yang terus bernyanyi…
Seperti deruan hujan deras yang tak berhenti…
Seperti malam yang senyap dan melenakan…
5.
Harapanku padamu seperti tepian sungai yang
terus mengalir…
Bisakah bapak mengerti?
Bisakah cinta ini berbalas sesuai keinginanku?
Semua rakyat tenang…
Semua rakyat tersenyum…
Semua rakyat damai…
Semua rakyat bersuka cita…
Semua…semua mereka tak ada lagi yang menangis…
6.
Tak ada lagi perut yang kerontang…
tak ada lagi diskriminasi…
tak ada lagi yang coba-coba mencuri kekayaan negeri…
TAK ADA LAGI …!!!!
7.
Cintaku padamu setinggi fajar yang terbit tiap
pagi…
Ku pupuk cintaku setiap hari padamu…
Supaya di setiap jalanku, aku tak menyerah pada hidup…
Mungkinkah cintaku akan berbalas, wahai bapak??
8.
Setiap malam, mimpiku menari-nari dalam tidur…
memikirkan tanah lahirku…
darahku yang pernah bersimbah di sini…
aku tak ingin diri terusir…
karena ketidaknyamananku pada negeri ini sekarang…
karena kekecewaanku sejak ratusan tahun yang lalu…
9.
Aku melihat, betapa bodohnya kami…
Diam dan lemah membiarkan selama ratusan tahun di jajah!
Di jarah! Di bunuh! Di buang!
Kenapa kita tidak sekuat kekayaan yang negeri ini
miliki?
Kenapa?
10.
Siapa lagi yang kuharapkan yang bisa mengubah
Indonesia?
Selain engkau, bapak??
Selain engkau… satu-satunya…
tak ada lagi…
Mungkinkah bawahanmu terlalu serakah?
Mungkinkah kami yang terlalu bodoh?
Apa aku merasa patah hati, bapak?
Kenapa tiba-tiba aku sangat marah?
11.
Setiap harinya aku selalu memupuk cinta pada
negeri…
Pada pemimpin ini…
Namun, akankah cinta dan harapanku terbalaskan…?????
Aku berharap bapak, engkau mencintai kami lebih dari
apapun…
Lebih dari apapun…
Lebih dari apapun…
dan Lebih dari apapun..
Seperti aku yang membelamu mati-matian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar